Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Guru SDN 017 Bengalon Ikuti Bimlat Penyusunan Modul Ajar bersama Pengawas Bina
BENGALON – Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan kesiapan implementasi Kurikulum Merdeka, SDN 017 Bengalon menggelar kegiatan Bimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Kepengawasan. Kegiatan yang berfokus pada Penyusunan Modul Ajar Jenjang Sekolah Dasar (SD) ini berlangsung khidmat dan produktif pada Rabu, 10 Juni 2026.
Bertempat di ruang pertemuan SDN 0017 Bengalon, kegiatan ini menghadirkan Tatag Setiyawan, S.Th., M.Pd, selaku Pengawas Bina, sebagai narasumber utama. Pelatihan intensif ini berlangsung selama enam jam, dimulai pukul 10.00 WITA hingga berakhir pada pukul 16.00 WITA.
Detail Pelaksanaan Kegiatan
Untuk memberikan gambaran menyeluruh, berikut adalah detail pelaksanaan Bimlat Kepengawasan di SDN 017 Bengalon:
| Aspek Kegiatan | Informasi Pelaksanaan |
| Nama Kegiatan | Bimbingan dan Pelatihan (Bimlat) Kepengawasan |
| Topik / Materi | Penyusunan Modul Ajar Jenjang Sekolah Dasar (SD) |
| Narasumber | Tatag Setyawan, S.Th., M.Pd (Pengawas Bina) |
| Waktu | Rabu, 10 Juni 2026, Pukul 10.00 s/d 16.00 WITA |
| Tempat | SDN 0017 Bengalon |
| Peserta | Seluruh Dewan Guru SDN 017 Bengalon |
Membedah Strategi Penyusunan Modul Ajar
Dalam paparannya, Tatag Setyawan, S.Th., M.Pd menekankan bahwa modul ajar bukan sekadar dokumen administrasi prasyarat mengajar, melainkan peta panduan bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang hidup, interaktif, dan berpusat pada siswa.
"Modul ajar yang baik adalah modul yang mencerminkan kebutuhan rill siswa di kelas. Jangan terjebak pada formalitas dokumen, tetapi fokuslah pada bagaimana strategi penyampaian materi tersebut dapat memicu daya kritis anak," ujar Tatag Setyawan di sela-sela pemaparan materi.
Materi pelatihan dikemas secara interaktif melalui kombinasi teori, bedah contoh modul, serta sesi workshop (praktik langsung) mandiri dan berkelompok. Para guru dipandu secara bertahap mulai dari menganalisis Capaian Pembelajaran (CP), merumuskan Tujuan Pembelajaran (TP), menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), hingga merancang instrumen asesmen yang adaptif.
Dampak Positif bagi Guru SDN 017 Bengalon
Pelatihan yang berlangsung hingga sore hari ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi langsung memberikan dampak nyata dan signifikan bagi para tenaga pendidik di SDN 01 Bengalon.
Beberapa dampak positif yang langsung dirasakan oleh para guru pasca-kegiatan ini antara lain:
Peningkatan Pemahaman Konseptual: Guru-guru kini memiliki pemahaman yang lebih solid dan seragam mengenai struktur dan komponen esensial dalam modul ajar sesuai panduan Kurikulum Merdeka.
Tersedianya Produk Modul Ajar Siap Pakai: Melalui sesi praktik langsung, setiap guru kelas maupun guru mata pelajaran berhasil menyusun draf modul ajar yang siap diimplementasikan untuk tahun ajaran berjalan.
Penguasaan Asesmen yang Lebih Variatif: Guru mampu menyusun instrumen asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif yang lebih kreatif dan relevan dengan karakteristik siswa di Bengalon.
Meningkatnya Rasa Percaya Diri: Pelatihan ini berhasil mengikis kebingungan administratif yang selama ini sering dikeluhkan, sehingga guru merasa lebih percaya diri dan siap mengajar di ruang kelas.
Kepala Sekolah SDN 017 Bengalon menyampaikan apresiasi yang mendalam atas bimbingan intensif yang diberikan oleh Pengawas Bina. Kegiatan ini ditutup pada pukul 16.00 WITA dengan sesi foto bersama dan komitmen bersama dari seluruh guru untuk langsung menerapkan hasil pelatihan pada proses belajar mengajar harian.


-100x100.png)

-100x100.jpeg)