- By Dr. Jamalludin,M.Pd
- 07 Jul 2026
- 2
Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Kutai Timur sukses menggelar kegiatan Webinar secara Daring.
Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Kutai Timur sukses menggelar kegiatan Webinar secara Daring.
SANGATTA – Dalam upaya mendongkrak kompetensi dan profesionalisme pengawas sekolah, Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Kabupaten Kutai Timur sukses menggelar kegiatan webinar secara daring melalui platform Google Meet pada Selasa (7/7/2026).
Webinar yang berlangsung mulai pukul 08.00 s/d 11.00 WITA ini mengusung materi krusial "SIPANDU MUTU" yang dibawakan langsung oleh narasumber kompeten, Gorgerius H. Gewar, S.Pd. Acara yang diikuti oleh 26 pengawas sekolah dari semua jenjang pendidikan di wilayah Kutai Timur tersebut dilaporkan berjalan dengan tertib, lancar, dan interaktif.
Akselerasi Mutu Berdasarkan PermenpanRB No. 7 Tahun 2026
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dalam rangka peningkatan mutu pengawas sekolah untuk mengimplementasikan regulasi terbaru, yaitu PermenpanRB No. 7 Tahun 2026.
Dalam paparannya, Gorgerius H. Gewar, S.Pd. menekankan bahwa pengawas sekolah saat ini dituntut untuk lebih adaptif dan transformatif. Melalui sistem SIPANDU MUTU, para pengawas diharapkan memiliki panduan yang lebih terstruktur dalam menjalankan tugas pokok mereka.
Sesuai dengan amanat PermenpanRB tersebut, peran pengawas sekolah kini dipertajam ke dalam tiga tugas utama, yaitu:
Ø Pemantauan: Melakukan pengawasan melekat terhadap keterlaksanaan standar nasional pendidikan di setiap satuan pendidikan binaan.
Ø Penilaian: Mengukur dan mengevaluasi kinerja kepala sekolah dan guru secara objektif demi penjaminan mutu yang berkelanjutan.
Ø Pembinaan: Memberikan pendampingan, bimbingan teknis, serta solusi adaptif terhadap kendala yang dihadapi sekolah di lapangan.
Harapan Baru untuk Pendidikan Kutai Timur
Ketua panitia mengapresiasi antusiasme para peserta yang tetap tinggi sepanjang jalannya acara virtual ini. Meskipun dilaksanakan dari jarak jauh, diskusi dua arah antara narasumber dan para pengawas berjalan sangat dinamis.
"Webinar ini bukan sekadar formalitas, melainkan bekal nyata bagi 26 pengawas di semua jenjang agar memiliki persepsi dan frekuensi yang sama dalam mengawal mutu pendidikan di Kutai Timur, khususnya pasca berlakunya PermenpanRB No. 7 Tahun 2026," ujar perwakilan panitia di akhir acara.
Dengan suksesnya webinar ini, APSI Kabupaten Kutai Timur berkomitmen untuk terus mengawal implementasi program SIPANDU MUTU secara konsisten, sehingga fungsi pemantauan, penilaian, dan pembinaan sekolah dapat berjalan lebih optimal dan berdampak langsung pada kualitas siswa.

-500x281.png)